Membuat dan Membasmi Virus Worm


Worm? Dalam dunia komputer, istilah worm ini akan mengacu pada suatu program komputer yang didesain untuk menggandakan dirinya sendiri pada sistem (atau jaringan) komputer, sehingga sistem akan mengalami gangguan,kerewelan, atau kemacetan.Itulah desain awal program worm. Lalu apa perbedaan virus dengan worm? Memang agak susah mencari definisi yang pas untuk dua istilah ini. Pada perkembangannya, Virus dan Worm saling “menjarah” daerah kekuasaannya. Virus didesain mirip dengan virus biologis. Jadi, ia bisa berkembang biak dan menempelkan dirinya sendiri pada suatu file atau program.

Sedangkan worm dalam berkembang biak ia tidak menempelkan dirinya sendiri pada suatu file. Jadi, ia tidak membutuhkan file atau program lain untuk berkembang biak. Ia akan menggandakan dirinya sendiri di memory saja atau dengan membuat file-file baru dengan suatu kriteria tertentu. Misalnya ia membentuk file baru dengan meminjam nama suatu folder atau file. Atau cara terekstrim adalah menindih file yang ada dengan program utamanya, sehingga

akan menyebabkan file tersebut rusak digantikan dengan program worm. Saya pikir, itulah perbedaan mendasar antara worm dan virus. Pada perkembangannya ternyata worm mengalami suatu “mutasi genetika” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file. Ini repotnya! Jenis “mutasi gen” inilah yang akan

kita bahas dalam tulisan ini. Maksudnya biar lebih komplit dan seru. Juga, biar
tingkat bahayanya melonjak semakin tinggi, tentu saja ☺.
Seperti telah kita singgung di muka bahwa kita akan membuat suatu worm yang
tidak murni lagi.    Hybrid-lah kalau memang mau disebut begitu. Jadi, selain
menggandakan dirinya secara “wajar” sesuai dengan “undang-undang worm”, ia
akan menyerang dan menempelkan dirinya di file dokumen ms-word. Dengan
kata lain, worm akan membuat suatu program virus macro!
Jika Anda pernah membaca buku Bemain-main dengan Virus Macro Buku 1
dan Buku 2, dengan penulis yang sama, bisalah ini dianggap sebagai
pengembangannya…☺  Jika masih penasaran dengan virus macro, coba cari
kedua buku tersebut, jika memang masih ada di pasaran. Lumayan buat
menambah pengetahuan tentang virus.
Oh ya… sekadar info: virus macro 1 bernama: megatruh. Sedangkan virus
macro 2 bernama m2r (megatruh 2 Resurrection). Nah… untuk mempermudah
ingatan,  worm–virus ini saya beri nama: M3R. Singkatan dari Megatruh varian
3 Reincarnation. Keren ndak?
Kode yang merupakan singkatan    Reincarnation untuk mengingatkan bahwa
virus macro megatruh telah mengalami suatu proses pengubahan bentuk yang
fatal (reinkarnasi). Baik itu pendekatan infeksi ataupun bentuk programnya.
Jika pada buku-buku virus macro sebelumnya hanya berkutat di file dokumen
atau excel, kali ini m3r akan bereinkarnasi menjadi suatu file exe! sehingga
tingkat keamanan dan jaminan keberhasilan penyebarannya akan naik ke
peringkat level 1. Worm atau virus tentu akan lebih mudah dan fleksibel
menyerang jika ia dalam bentuk file exe, ketimbang harus nongkrong dalam
suatu file saja.

Untuk Tutorialnya silahkan Download ya disini

About willyfavindy

Aku seorang yang sangat menggemari teknologi komputer dan mengikuti perkembangan zaman di saat ini

Posted on Juli 4, 2012, in Tips Campuran. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: